Tips Memilih Celana Jeans Pria Agar Tampil Keren dan Kasual

September 02, 2018
Celana jeans menjadi salah satu jenis pakaian favorit, tak terkecuali bagi pria. Pria yang mengenakan celana jeans terlihat lebih macho, keren, dan kasual. Cocok digunakan dalam berbagai kondisi dan situasi. Santai bisa, resmi juga bisa. Mulai acara hang out dengan teman sebaya, hingga di tempat kerja.
Namun demikian, memilih celana jeans pria yang cocok tak boleh asal-asalan. Karena salah memilih, dapat merusak penampilan. Maksudnya ingin tampil keren, bisa-bisa malah jadi bahan ledekan. Ada banyak hal yang harus diperhatikan. Berikut saya akan bagi tipsnya dengan kalian.
  1. Perhatikan Budget
Tentukan terlebih dahulu anggaran yang akan dikeluarkan. Saran saya sekitar 200 ribuan. Dengan harga segitu, kita sudah bisa mendapatkan celana jeans pria dengan kualitas yang bagus.

  1. Pilih Bahan yang Tepat
Pilihlah celana jeans yang menggunakan campuran bahan linen dan bahan elastis seperti spandex. Celana jeans pria dengan bahan seperti ini lebih nyaman dipakai karena memberikan kelenturan atau peregangan.

  1. Pilihlah Warna yang Sesuai
Ingat, pilihan warna akan sangat menentukan penampilan Anda. Pilihlah warna netral seperti biru gelap atau hitam untuk dipasangkan dengan baju berwarna gelap. Celana jeans warna gelap juga relatif cocok disandingkan dengan baju warna apapun. Sementara untuk warna navy gelap bisa dipadukan dengan baju bermotif floral.

  1. Sesuaikan dengan Bentuk dan Ukuran Tubuh
Sebenarnya untuk pria tidak seribet celana jeans bagi wanita. Pria cukup memilih ukuran yang sesuai dengan tubuhnya. Jangan terlalu longgar, jangan juga terlalu ketat, apalagi jika Anda memiliki ukuran tubuh yang “berlebih”. Menurut Nico Peyrache, Wakil Presiden dari Denim Design merek jeans Lucky, cara untuk mencocokkan apakah jeans tersebut pas ukurannya buat Anda, adalah dengan memasukkan dua jari. Jika dua jari itu tidak bisa masuk, berarti itu ukuran yang paling tepat.

  1. Periksalah Bagian Saku
Meski terdengar sepele, bagian saku celana jeans yang kurang pas juga bisa menimbulkan masalah. Misal saku yang terlalu lebar dan detail di bagian pantat, akan membuat banyak mata tertuju pada pantat Anda. Selain itu, saku yang terlalu lebar dan panjang di bagian belakang akan membuat Anda terkesan lebih gemuk.

  1. Sesuaikan dengan Usia
Bagi yang masih muda, tidaklah sulit mencari celana jeans yang cocok. Beragam style keluaran terbaru terasa pantas-pantas saja. namun bagi Anda yang sudah masuk usia kepala tiga, sebaiknya hindari celana dengan warna yang terlihat agak pudar. Sementara bagi Anda yang berusia 40 tahun ke atas, pilihlah celana yang agak lebar pada bagian kaki.

  1. Perhatikan Style
Ada banyak style celana jeans, mulai straight cut, boot cut, wide cut, skinny jeans, cropped jeans, boyfriend jeans, hingga low rise dan high rise. Pelajari dan pilih yang sesuai dengan karakter Anda dan yang terpenting membuat Anda nyaman.

  1. Berani Mencoba
Sekali-kali cobalah melakukan ekperimen di luar kebiasaan. Misalnya gunakan celana jeans dengan warna cerah. Atau bisa juga jeans cuffing (celana jeans yang bagian bawahnya ditekuk). Jangan pernah takut dan menganggap bahwa gaya cuffing hanya cocok untuk pria tajir. Cobalah dan rasakan sensasinya. Untuk menambah kekerenan Anda, bisa dipadu dengan topi dan sepatu boot. Sementara untuk atasan gunakan kaos dan kemeja putih dengan kancing terbuka.

Demikian tips yang bisa saya berikan. Tetaplah tampil keren dan kasual dengan celana jeans pilihan.

sumber gambar: mataharimall.com


https://ift.tt/2Pq85Mz

from Rafif Amir https://ift.tt/2PYoSr5
via Obat Penumbuh Rambut

Produktivitas Menulis

Juni 18, 2018
Seminggu aku sanggup menulis 10.000 lembar (Abu Bakar al-Anbari)
Abu Bakar al-Anbari tidak hanya dikenal sebagai perawi hadits, beliau juga seorang ahli nahwu, ahli tafsir, sekaligus ahli sastra. Kemampuan membaca, menulis, dan daya ingatnya sangat luar biasa. Beliau menghafal 120 kitab tafsir Alquran lengkap dengan sanadnya, juga menghafal 300 ribu bait syair.

Dan menulis 10.000 lembar dalam seminggu!
Jika diambil rata-rata harian, berarti beliau menulis lebih dari 1400 lembar setiap hari. atau sekitar 50 lembar tiap jam. Adakah penulis hari ini yang seproduktif beliau?
Saya membayangkan bagaimana Abu Bakar Al-Anbari bisa menulis sebanyak itu. Pasti dimulai dari tradisi membaca yang tidak bisa. Jika yang dihafal saja sebanyak 300 ribu bait syair dan 120 kitab tafsir, pasti yang telah dibaca lebih banyak dari itu.

Diriwayatkan, bahwa al-anbari sampai menderita sakit parah karena ketekunannya menulis. Ini menunjukkan totalitas sekaligus semangat luar biasa untuk terus melahirkan karya. Beliau hidup sekitar abad ke-10 dan kita tahu bagaimana kehidupan saat itu. Dengan segala keterbatasan, beliau melahirkan karya yang seolah-olah tanpa batas.

Tradisi menulis seperti ini terus diwariskan oleh para generasi ulama sala. Mereka berlomba-lomba melairkan karya. Menulis kitab. Menuangkan pikiran-pikiran cemerlang yang terus dibaca sepanjang zaman.

Abu bakar al anbari hanya satu dari sekian banyak kegigihan yang ditunjukkan para ulama salaf dalam mewariskan ilmu. Tanpa motivasi yang kuat, tak mungkin 50 lembar tiap hari tercapai. Saya saja menargetkan 3 halamn tiap hari sudah seringkali kewalahan. Padahal saya bertekad karya-karya yang saya lahirkan mengabadi bersama kucuran pahala setiap kali seseorang membaca dan mengamalkannya. Al anbari barangkali memeliki energi motivasi yang jauh lebih besar dari itu.

Produktif menulis, tidaklah mudah. Ia harus melewati serangkaian tantangan dan godaan. Teknologi bukanla jaminan bahwa penulis akan semakn produktif. Buktinya, dulu tidak ada laptop, tidak ada gawai, bahkan tidak ada listrik sebagai pnerang. Tetapi mengapa al anbri lebih produktif?

Terlalu banyak kebutuhan, banyak perangkat teknologi yang dimiliki, membuat semakin banyak alasan untuk tidak menulis. Mau menulis, lebih menarik main game. Mau menulis, lebih menarik nonton tv, mau menulis lebih asyik bermedsos.
Jadi, kapan kita bisa seperti al anbari?

https://ift.tt/eA8V8J

from Rafif Amir https://ift.tt/2JOsw7C
via Obat Penumbuh Rambut